Kalimat Deklaratif Dalam Teks Prosedur

1. kalimat deklaratif dalam teks prosedur​


Kalimat deklaratif merupakan kalimat yang berisikan pernyataan mengenai suatu informasi atau juga berita terkait sesuatu. Kalimat deklaratif ini merupakan bagian yang tidak dapat dilepaskan dari teks prosedur. Pada teks prosedur, kalimat deklaratif umumnya diletakan pada bagian awal teks yang berfungsi sebagai pembuka dalam teks. Pada teks prosedur, kalimat deklaratif ini memiliki fungsi untuk memberikan informasi umum terkait langkah-langka kegiatan yang akan dijabarkan dalam teks prosedur.

Pembahasan

Kalimat deklaratif memiliki arti sebagai kalimat yang berisikan pernyataan mengenai suatu informasi atau juga berita terkait sesuatu. Sementara menurut KBBI, kalimat deklaratif diartikan sebagai kalimat yang ditandai intonasi turun dan pada umumnya mengandung makna yan menyatakan atau memberitahukan sesuatu, dalam ragam tulis, biasanya diberi tanda titik pada bagian akhirnya.

Kalimat deklaratif ini termasuk kalimat yang umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Mengapa demikian? Hal tersebut disebabkan karena kalimat deklaratif memiliki beragam bentuk, misalnya pernyataan berupa fakta ataupun pendapat.

Di samping itu, kalimat deklaratif ini sering kali digunakan karena merupakan kalimat yang paling sederhana dibandingkan dengan jenis kalimat lainnya. Kalimat deklaratif hanya mempunyai satu predikat dan satu subjek saja.

Kalimat deklaratif memiliki fungsi untuk menyampaikan atau memberikan informasi, kejadian atau berita kepada orang lain, tanpa membutuhkan atau menunggu tanggapan khusus. Suatu kalimat dapat disebut sebagai kalimat deklaratif disebabkan oleh adanya beberapa ciri tertentu. Berikut ciri-ciri dari kalimat deklaratif.

Memiliki sifat yang informatif (memberikan informasi).Memiliki intonasi yang cenderung datar atau netral.Tidak memelurkan tanggapan ataupun timbal balik dari orang lain.

Seperti halnya jenis kalimat lainnya, kalimat deklaratif juga memiliki berbagai macam, yaitu:

Kalimat deklaratif aktif, di mana subjek dari kalimat melakukan suatu aksi terhadap objek.Kalimat deklaratif pasif, di mana subjek dikenai tindakan yang dilakukan oleh objek.Kalimat deklaratif invers, di mana keterangan mendahului subjek.Kalimat deklaratif langsung, di mana kalimat deklaratif tersebutberasal atau dikutip dari pernyataan seseorang.Kalimat deklaratif tidak langsung, di mana kalimat deklaratif tersebut dibuat untuk menceritakan pernyataan atau perkataan seseorang.

Pelajari lebih lanjut

Materi tentang pengertian kalimat imperatif, deklaratif, dan interogatif https://brainly.co.id/tugas/2897540            

Materi tentang contoh kalimat deklaratif https://brainly.co.id/tugas/2301345  

Materi tentang pengertian teks prosedur https://brainly.co.id/tugas/30169470                                                                                      

Detail Jawaban

Kelas: 9

Mapel: B. Indonesia

Bab: Bab 11 – Menyunting Beragam Teks (Kalimat Efektif)

Kode: 9.1.11

#TingkatkanPrestasimu


2. Apa itu kalimat deklaratif dalam teks prosedur?


Jawaban:

Menurut KBBI, kalimat deklaratif adalah kalimat yang mempunyai ciri intonasi turun atau datar dan pada umumnya mengandung arti yang memberitahukan atau menyatakan sesuatu . ... Intonasinya netral atau turun. Tidak ada suatu bagian kalimat yang lebih penting dari pada yang lain. Bisa dijadikan pokok pembicaraan

Penjelasan:

maaf klo salah

Jawaban:

Kalimat deklaratif adalah kalimat yang bertujuan untuk memberikan informasi sehingga sering disebut dengan kalimat pernyataan

cmiiw-!

Penjelasan:

semangat belajar ya teman teman-!


3. apa yang di maksud dengan kalimat deklaratif pada teks prosedur??


Kalimat yang didalamnya berisi pernyataan, biasanya berisi informasi/berita suatu hal

4. apa fungsi kalimat deklaratif dalam teks prosedur?


Untuk menyatakan atau mendeklarasikan sesuatu

5. kalimat deklaratif dalam teks prosedur kompleks di disebut


yaitu kalimat pnjelasan atawpun menggambarkan ssatukalimat deklaratif disebut juga kalimat berita

6. sebutkan kalimat deklaratif dan kalimat imperatif dalam teks prosedur tersebut​


Penjelasan:

saya tidak bisa membantu Anda

biar anda yang jawab sendiri ya

biar anda bisa mengerjakan tugas sendiri


7. Contoh kalimat deklaratif pada teks prosedur


Berikut ini adalah contoh-contoh kalimat deklaratif yang sering kita gunakan sehari-hari untuk mengumumkan berita atau peristiwa yang terjadi.

1.Minggu lalu ada kecelakaan di depan rumah Jajang.

2.Saya melihat ibumu di Pasar tadi pagi.

3.Saya akan melihat sirkus di Lapangan Dadaha.

4.Saya terlambat ke Sekolah tadi pagi.

5.Maman tidak suka daging kelinci.

6.Pak Gubernur Ahmad Heryawan baru saja 7.mendapatkan piagam penghargaan atas prestasi-prestasinya.

8.Sumanto dulu merupakan kanibal yang sadis, tetapi sekarang sudah insaf.

9.Pizza adalah makanan khas Italia.

10.Ir. Soekarno merupakan Presiden pertama Indonesia.

11.Persib adalah tim sepakbola kebanggan Jawa Barat.


8. Buatlah 4 kalimat deklaratif dalam teks prosedur


maaf ngomong2 deklaratif apa ya?


9. Buatlah contoh kalimat deklaratif dalam teks prosedur


kadang kadang daging juga ditambahkan saat membuat nasi goreng.

10. contoh kalimat deklaratif dalam teks prosedur


kalimat deklaratif :Saya telah menutup pintu depan dari tadi.Sebagian pelajar akan merasa panik ketika lupa mengerjakan pekerjaan rumah.Sebagai pengendara kendaraan bermotor, Anda perlu mengetahui prosedur keselamatan berkendara.
teks prosedur :
Prosedur Mengurus Kartu Keluarga
            Kartu Keluarga (KK) merupakan kartu identitas keluarga yang memuat data tentang susunan, hubungan, jumlah anggota keluarga dan identitas kepala keluarga serta anggota keluarganya. Kartu Keluarga wajib dimiliki oleh setiap keluarga.
Kartu keluarga dicetak rangkap 3 yang masing-masing dipegang oleh Kepala Keluarga, Ketua RT dan Kantor Kelurahan. Kartu Keluarga adalah dokumen milik Pemda Propinsi setempat dan karena itu tidak boleh mencoret, mengubah, mengganti, menambah isi data yang tercantum dalam Kartu Keluarga.
            Setiap terjadi perubahan karena Mutasi Data dan Mutasi Biodata, wajib dilaporkan kepada Kepala Desa / Lurah setempat selambat-lambatnya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja.  Setiap melaporkan perubahan ke Kantor Kelurahan, harus membawa 2 (dua) lembar Kartu Keluarga yaitu yang disimpan oleh Kepala Keluarga dan oleh Ketua RT dan dari hasil perlaporan tersebut akan diterbitkan Kartu Keluarga baru.
Pendatang baru yang belum mendaftarkan diri atau belum berstatus penduduk setempat, nama dan identitasnya tidak boleh dicantumkan dalan Kartu Keluarga. Apabila suatu keluarga pindah seluruhnya ke tempat lain, maka Kartu Keluarga yang disimpan di Kepala Keluarga dan di Ketua RT harus diserahkan kepada Lurah (dicabut). Di tempat tinggal yang baru, berdasarkan Surat Keterangan Pindah, Lurah akan memberi Kartu Keluarga yang baru.
Mengurus pembuatan Kartu Keluarga baru sangat mudah. Tetapi juga membutuhkan langkah-langkah yang harus dijalani dan syarat – syarat yang harus di penuhi yaitu :
Syarat yang harus dibawa saat mengurus Kartu Keluarga :
Persyaratan yang harus dilampirkan dalam pengurusan Kartu Keluarga baru adalah sebagai berikut :
1.      Fotocopy Surat Nikah.2.      Fotocopy Akta Kelahiran.3.      Kartu Keluarga Asli bagi yang merubah KK atau tambah jiwa.4.      Surat Keterangan pindah atau keterangan pindah datang bagi penduduk yang pindahdalam wilayah NKRI.5.      Surat Keterangan datang dari luar negeri yang diterbitkan oleh Instansi Pelaksana bagi Warga Negara Indonesia yang datang dari luar negeri karena pindah.6.      Formulir Biodata Penduduk dari desa bagi yang tambah jiwa.7.      Surat keterangan kehilangan dari Polsek jika Kartu Keluarga hilang.
            Mekanisme dan prosedur pengurusan Kartu Keluarga :
1.      Pemohon datang ke RT/RW untuk meminta surat pengantar.2.      Pemohon pergi ke Balai Desa / Kantor Kelurahan untuk mengisi formulir P4B.3.      Di bawa semua syarat dan formulir P4B ke Kantor Catatan Sipil.4.      Di Kantor Catatan Sipil akan diproses dan dicairkan, SOP (Standart Operasional Pelaksanaan) pembuatan Kartu Keluarga adalah 4 hari.
Rincian biaya pembuatan Kartu Keluarga :
1.      Surat Pengantar Permohonan pembuatan Kartu Keluarga = Rp 3.0002.      Surat Keterangan pindah atau datang pindah = Rp 6.0003.      Kartu Keluarga bagi WNI = Rp 8.0004.      Kartu Keluarga bagi WNA = Rp 25.000

Video Terkait Kalimat Deklaratif Dalam Teks Prosedur